Shalat wajib itu, kalau ditinggalkan, wajib qadha. Salah satu hikmahnya, untuk melatih konsistensi dan disiplin diri, walau tidak sebatas itu. Jadi, untuk pembiasaan diri, baiknya diberlakukan hal yang sama. Bagitu juga dalam rangka #nulisrandom2015, yang kosong selama 3 hari kemarin.

Setidaknya niatnya sih gitu. Kenyataannya, seringkali banyak orang, termasuk aku, bingung mau nulis apa. H1, memang lupa sama sekali. H2, ingat sebenarnya, tapi bingung nulis apa. H3, kecapekan dan malas mikir untuk menulis.

Agaknya, dalam menulis berlaku hukum kekekalan informasi; informasi yang masuk sama dengan informasi yang keluar. Namun, karena faktor efisiensi, maka informasi yang keluar pasti jauh dibawahnya. Apalagi, tidak semua informasi yang masuk layak dikeluarkan lagi dalam bentuk tulisan.

Logikanya, karena itu informasi yang masuk harus ditambah. Banyak-banyak baca buku, baca alam. Kenyataannya, semakin banyak membaca berarti semakin banyak waktu yang bisa digunakan untuk menulis. Semakin banyak membaca, semakin merasa goresan tangan (atau ketikan jemari) semakin tak layak dipublikasikan. Mungkin karena itu banyak yang tak sanggup meneruskan #nulisrandom2015.

Padahal, menulis itu seperti berjalan. Semakin sering, semakin lancar. Semakin sering, semakin cepat. Semakin sering, semakin jauh.

Maka maafkan kalau kualitas tulisan di sini tidak semua layak dibaca, karena memang ini untuk latihan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s