Shalat berdiri di kereta api (2)

image

Kalau sebelumnya saat bandung-surabaya, kali ini malang-bandung. Kalau sebelumnya bisnis, kali ini dikasih eksekutif. Keretanya masih sama, malabar.

Uniknya, entah bagaimana kali ini ada mushalla! Mungkinkah harga tiket mempengaruhi fasilitas kereta, termasuk fasilitas ibadah? Entahlah. Setidaknya kali ini ada sajadah, bukan trash bag yg belum dipakai haha.

Eits, tapi jangan senang dulu. Perhatikan foto mushalla di atas baik-baik, ada yang kurang? Ada? Gak ada? Ada! Yaitu arah kiblat!

Memang, arah kereta yang berubah-ubah gak memungkinkan pihak KA menempelkan satu panah penunjuk arah yang tepat. Sayangnya, kompas juga gak disediakan, untungnya kali ini udah dipersiapkan haha. FYI, kiblat di Indonesia berkisar antara 290-295°, tergantung lokasi.

Sayangnya, walaupun udah ada sajadah, ada kompas buat cek kiblat, masih ada kekurangan di mushalla KA ini, yaitu ukurannya yang sempit gak memungkinkan untuk memutar sajadah searah kiblat. Alhamdulillah pas ashar dan maghrib kebetulan sejajar arah kereta. Pas subuh? Hampir tegak lurus arah kereta! Jadilah aku shalat dengan memanfaatkan ruang mushalla dan lorong, dengan gerakan yang lebih cepat dari biasanya karena khawatir nanti mengganggu kru yang lalu-lalang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s