Teko dan manusia

Ini bukan cerita baru. Malah, mungkin bukan pertama kalinya kutulis di sini. Begitu juga ke orang-orang sekitarku.

Tau teko? Kalo diisi air, keluarnya apa?” begitu biasa aku memulainya. Biasanya, orang-orang akan berpikir sebentar, batu kemudian menjawab “air” dengan muka ragu-ragu.

“Sip. Kalo diisi teh? Kopi? Susu” lanjutku.

Di sini, biasanya orang-orang sudah menjawab dengan yakin dan benar. It seems obvious, isn’t it?

“Begitu juga dengan manusia. Informasi apa yang ia dapatkan, yang ia baca, ia dengar, ia lihat, pelajari, itulah yang akan keluar. Maka hati-hati terhadap siapa dan informasi apa yang kita terima.”

Lagi-lagi, ini sangat jelas dan gamblang, walau tidak semua orang juga sadar dan berusaha mengubah dirinya bahkan setelah diceritakan ini. Yang menarik adalah, akhir-akhir ini aku terpikir hal baru. Benarkah saat trko diisi air, yang keluar akan air? Bukankah jika diisi air dan susu bubuk, yang keluar susu? Atau bahkan, ketika diisi air, yang keluar adalah air yang kehitam-hitaman, bercampur dengan ampas kopi yang tersisa dalam tekonya. Mungkinkah, pikiran dan tindakan kita, juga seperti itu?

fanboy dan hater politikus tertentu bisa menyikapi berita dengan berbeda kan? Jangan-jangan, selama ini kita diperbudak oleh informasi dan pengalaman yang kita terima sebelumnya? Mungkinkah pikiran kita, tidaklah semerdeka yang kita pikirkan, sebeas yang kita rasakan, melainkan seorang hamba yang terbiasa dengan perbudakan hingga sakitnya terlupakan?

Jika teko bisa dicuci agar isinya tak bercampur dengan ampas yang tersisa, adakah cara untuk membersihkan ampas-ampas dari pikiran kita?

Iklan

Satu pemikiran pada “Teko dan manusia

  1. Memang iya, pikiran kita adalah budak. Kita sudah terlena dengan petunjuk-petunjuk, aturan-aturan, wejangan, nasehat, dsb. Tak ada ruang untuk mempertanyakan apakah informasi yg didapat benar. Tak ada ruang untuk meragukan informasi tersebut. Semua ditelan mentah, semua dianggap benar.

    Barangkali kita memang malas berpikir. Sudah hilang daya nalarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s