Lima

Kalau nantinya lima harus jadi sepuluh alih-alih sembilan, maka biarlah. Lima itu satu, tapi setiapnya adalah satu masing-masing. Dan setiap satu, akan menghadap Satu satu-persatu.

Sudah cukup lama satu berusaha menghimpunkan dua dari lima jadi satu yang baru, padahal satu itu tidak berkepentingan di dalamnya. Mungkin memang salah yang satu, walau satu itu bukan bagian dari dua. Biarlah satu tak membantu walau ia tahu. Karena ia juga tahu, yang ia inginkan bertentangan dengan keinginan Satu. Toh dua hanya memberitahu, dan dua yang satu bahkan diam merahasiakan. Saat ini satu hanya bisa mendoakan.

Buat para pembaca, maaf menghabiskan waktu anda untuk hal yang tidak anda mengerti. Toh dua lainnya dari lima juga tak akan tahu arti satu, dua, dan lima. Yang pasti ini bukan himpunan matematika

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s