Tips dan Trik Menulis Esai LPDP: Sukses Terbesarku

seperti biasa, ini hanyalah berdasarkan pengalaman dan pengetahuan penulis, bisa salah.

menulis esai sukses terbesarku biasanya adalah hal yang paling membingungkan bagi banyak orang, terutama yang tidak biasa menulis. padahal, esai dengan topik ini sering diminta untuk seleksi apa pun, sebut saja BPI LPDP, Youth Leadership Institute, atau Forum Indonesia Muda, yang aku gagal beberapa tahun lalu terus pundung ga mau ikut lagi. oke, kembali ke topik. pernah kan merasa,

“perasaan hidupku biasa-biasa aja, ga ada keren-kerennya”,

“harus nulis apa ya?”, atau

“kalau nulis ini nanti dianggap sombong lagi”.

bingungkan? nah, sebelum memulai sesuatu, termasuk menulis esai ini, niatnya harus kita luruskan dan pastikan lagi.

untuk apa kita menulis esai ini?

untuk seleksi LPDP? mungkin. tapi itu belum menjawab. kenapa LPDP meminta kita untuk menulis esai ini kira-kira? untuk mengenal kita lebih dalam? ya. tapi kalau sekedar mengenal pencapaian kita, bukankah cukup dengan CV saja? maka, menurutku, yang ingin LPDP kenal dari tulisan ini adalah karakter kita. apa kesuksesan menurutmu? sudahkah kamu menjalani kehidupan dengan berpegang pada nilai kesuksesan itu? karakter apa saja yang ada di dirimu, yang mengantarkanmu kepada kesuksesan? yang semuanya kembali ke satu pertanyaan utama

“apakah kami bisa mempercayakan uang rakyat ini kepadamu untuk dipergunakan sebaik-baiknya, demi kepentingan rakyat nantinya?”

tapi tenang, kesuksesan yang harus kamu tuliskan tidak harus se-wah menang lomba internasional, dipercaya jadi ini-itu, dsb. malah, sebaiknya kamu berfokus ke pencapaian yang bisa menginspirasi banyak orang yang membaca tulisanmu nanti. kalau memang kamu orang yang merasa tidak punya pencapaian yang wah, topik apa saja yang bisa menyampaikan hal ini?

mengalahkan halanganmu. nobody’s perfect. tiap manusia punya kekurangan dan ketakutannya masing-masing. namun, tidak semua manusia memilih untuk menghadapi masalahnya. ini bisa disabilitas fisik, ketakutan mental, kekurangan akses terhadap pendidikan, bahkan diskriminasi. ‘kesuksesan terbesarku adalah berani belajar berenang’, misalnya. terdengar biasa? tunggu sampai ia menjelaskan bahwa ia fobia air karena pernah terkena tsunami, misalnya. ‘kesuksesan yang paling kubanggakan adalah bisa tamat kuliah’, oh ternyata ia harus berkuliah dengan biaya sendiri sambil membiayai sekolah adiknya karena ia anak yatim, misalnya. atau bahkan sesederhana menjalani terapi sehabis cedera dan berjuang agar bisa melakukan olahraga favoritmu lagi. cerita-cerita perjuangan seperti ini bisa menginspirasi mereka yang mengalami hal serupa, bahkan mungkin menjadi teladan. it shows your perseverance and efforts.

berhasil mencapai ambisimu. kata ambisi entah kenapa terasa negatif, tapi menggunakan kata cita-cita di sini tidak tepat juga. ambisi adalah, hal-hal yang benar-benar menjadi keinginanmu, walau itu belum tentu menjadi tujuan hidupmu. ini bisa dari hal-hal yang diakui banyak orang sebagai kesuksesan seperti berhasil masuk perguruan tinggi favorit, menang lomba, atau bahkan kemenangan-kemenangan yang sifatnya pribadi: berhenti merokok, naik gunung tertentu maupun mencoba backpacking. tunjukkan seberapa keras usahamu untuk mencapai tujuan agar orang-orang terinspirasi.

mempelajari hal baru. mempelajari hal baru adalah sesuatu yang hebat. tidak banyak orang yang terus-terusan berusaha meningkatkan kemampuannya secara sadar lho, apalagi yang terencana. mempelajari bahasa baru, hobi baru yang menantang, atau bahkan mempelajari keilmuan yang di luar bidangmu adalah sesuatu yang selalu menarik untuk diceritakan. tidak peduli apa pun itu, dan sesukses apa kamu di bidang itu, belajar sesuatu yang baru itu dengan sendirinya adalah kesuksesan. ini bisa menginspirasi orang untuk belajar hal-hal baru yang mungkin dulu dianggapnya tidak mungkin.

menolong orang lain. kesuksesan tidak selalu tentang dirimu. bahkan, aku kenal seorang teman yang mengartikan kesuksesan diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa ia berikan bagi orang lain. mungkin kamu pernah mengumpulkan dana untuk menolong komunitas tertentu, terlibat kegiatan pengabdian masyarakat di kampus, atau bahkan mengajari seorang anak untuk bisa percaya diri, misalnya. kita semua pasti pernah melakukan sesuatu untuk orang lain, tak jarang perbuatan kita mampu mengubah hidupnya.

apa pun tema yang kamu pilih, pastikan bahwa pembaca bisa terinspirasi dengannya. tulislah dengan alur yang runut agar mudah dimengerti. alur yang paling banyak digunakan biasanya adalah situasi, aksi, dan hasil. jelaskan situasi awalmu; apa yang ingin kamu capai. kemudian jelaskan apa yang kamu lakukan dan rintangan apa yang harus kamu hadapi untuk mencapainya. akhiri dengan pencapaianmu tanpa pamer berlebihan.

baca juga tips menulis esai peranku bagi indonesia dan rencana studi.

Iklan

5 pemikiran pada “Tips dan Trik Menulis Esai LPDP: Sukses Terbesarku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s