untukmu manusia

untukmu manusia, siapa saja dan entah di mana.

apa kabar manusia tanpa asa? ya, aku menuduhmu. kamu yang mengarungi waktu hanya untuk melewatinya. kamu yang tak ke mana-mana, tidak dengan siapa-siapa, dan tidak melakukan apa-apa.

kamu tidak merasa? tapi sekali lagi, ya, aku menuduhmu. kamu tanpa pembeda apa-apa, tanpa pemikiran tanpa rasa. tawamu hanya menyamai orang tertawa, tangis dan teriakmu juga tak berbeda. apa bedanya kamu dengan hewan melata? tak punya kuasa, hanya menyamai hangat tubuh dengan sekitarnya.

untukmu yang mengaku manusia. apa yang kau lakukan dengan hidupmu? sekedar makan dan beranak, seperti lembu? siang-malam mencari penghidupan, hanya untuk kembali ke sarang. apa bedanya kamu dan kukang?

untukmu yang semakin ragu kusebut manusia. kalau kau tak merasa, mungkin jiwamu mulai redup. kau mengaku hidup, tapi benarkah kau hidup? menurutku, kau hanya menunggu waktu matamu tertutup.

untukmu yang merasa ini hanya gonggongan makhluk berwujud manusia. benarkah kau sudah ke mana-mana? kenapa tak berbeda dengan mereka yang diam saja? benarkah banyak temanmu berjuang bersama? atau kalian hanya duduk bersama, menunggu maut datang menjemput?

untukmu sesama manusia, aku tunggu kau menyongsong kematian. kemudian aku akan menyaksikan, berapa lama kau bertahan dalam ingatan. atau mereka hanya menangisimu di hari kematian. atau namamu hanya ditulis bersama tanggal kelahiran dan kematian di nisan untuk kemudian terlupakan.

Iklan

4 pemikiran pada “untukmu manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s