Aceh, bagaimana sebenarnya?

“Aceh itu syariat islam kan?” pertanyaan yang sering ditanyakan kawan-kawan non-aceh ke aku, biasanya dilanjutkan dengan pertanyaan tentang syariat islam dan penerapannya di aceh  seperti hukum cambuk, semua perempuan harus berjilbab, non-muslim perlu berjilbab atau enggak, dsb.

“udah pernah rasa ganja belum tah, di aceh banyak kan?” pertanyaan yang mungkin lebih sering, diikuti dengan candaan aku jadi bandar ganja, cara penanaman, cara penyelundupan, ekspor-impor, dan lain-lain. oke, ini memang sifatnya candaan, tapi tahu nggak? secara psikologi 50% candaan sebenarnya adalah isi hati orang yang mengatakan, terutama untuk hal-hal yang sensitif ditanyakan secara serius, maka ditanyakan sambil bercanda karena ada rasa aman “hanya dianggap sebagai candaan”. 🙂

ya, kondisi aceh memang sulit dijabarkan. ibarat koin, aceh memiliki dua sis yang bertolakbelakang, namun sama ekstrimnya. untuk lebih mudah menggambarkan aceh, mungkin lebih baik kawan-kawan membaca komik karya Hasbi Mubarok, Benturan Cahaya.

terima kasih khusunya ke bang narpati, walau kita hanya bertemu di dunia maya namun umpan balik dari facebook akan hal-hal yang anda bagikan selalu menarik buat dibaca 😉

Iklan

4 pemikiran pada “Aceh, bagaimana sebenarnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s