jodoh

I haven’t met the right one Tah”

itulah potongan percakapan panjang-lebar-tinggi dengan seorang kawan, yang entah bagaimana nyambungnya jadi ke masalah itu; jodoh. ups, sebelum banyak yang salah sangka, please, ini bukan postingan galau-galauan, dan kita ga akan bergalau ria di sini. jodoh di sini artinya lebih umum, lebih universal. ibarat kata orang-orang tua ketika mendapat rezeki yang dinanti-nanti “kalau jodoh ga akan ke mana”. yap, jodoh dalam artian takdir.

ya, ada banyak analogi dan permisalan mengenai jodoh. ada yang bilang jodoh itu ibarat kunci dan lubang kunci; harus pas. they meant for each other. sebuah analogi yang menurut saya paling pas dan sederhana, walau penerjemahannya berbeda.

ada yang bilang, jodoh itu benar ibarat kunci dan lubangnya, harus pas. therefore go find the right ones, no matter what it takes. if it is meant for you, it will be yours. keep looking.

tapi, aku paling suka dengan teori yang satunya. benar bahwa jodoh itu seperti kunci dan lubangnya, tapi tetap kita tidaklah sama. kita manusia, bisa tumbuh dan berubah, for better or worse. perhaps we are not meant for each other but we can suit each other. kita bisa menyesuaikan satu sama lain, berkembang bersama dan memanfaatkan segala kebaikan yang ada di sekitar kita.

kita, manusia, adalah makhluk dengan tingkat adaptasi paling tinggi, malu-maluin kalo dikit-dikit menggalau di pojokan meratapi nasib. Jadi, daripada berlama-lama mencari hal yang belum pasti, ada kalanya lebih baik kita melapangkan hati menerima yang sudah terjadi.

mungkin tidak banyak disadari oleh mahasiswa ITB, tapi berapa banyak calon mahasiswa yang ingin masuk ke sana tapi tidak diterima? atau mungkin, berapa banyak yang masuk jurusan bukan pilihan pertamanya? tapi, berapa banyak juga calon mahasiswa yang tidak lulus ITB tapi malah lebih sukses dari anak-anak ITB di luar sana? bahkan ada kok beberapa mahasiswa yang tidak lulus ITB tapi lulus MIT.

meminjam kata-kata seorang teman “nasi memang udah jadi bubur, tapi ayo kita bikin jadi bubur ayam spesial”.

remember, life is about making choices. you may take what society say bad  choices. you may even take choices that you thought was good, then later you change your mind but it is too late. the point is; can you stop regretting and make the most of what you have and be thankful for every tiniest details in life? only then you can be truly happy in life.

Iklan

Satu pemikiran pada “jodoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s