pemimpin

sekarang lagi musim pergantian pemimpin ya? dari wali kota, presiden KM-ITB, kahim, ketua unit, dll.

sekadar mengingatkan aja sih, pemimpin itu fungsi utamanya ya MEMIMPIN untuk mencapai tujuan tertentu. idealnya, yang memimpin yang kualitasnya paling baik dong. kalo misalnya selama kampanye aja udah menghalalkan segala cara, bukankah berarti ia merasa KALAH KUALITAS dari calon lainnya?

kalau untuk (berusaha) mencapai tampuk kepemimpinan sudah kotor, bagaimana mungkin ia akan memimpin dengan bersih?
kalau memimpin promotor atau tim sukses resminya untuk tetap berada di koridor yang diperbolehkan (baca: black campaign) aja ga bisa, apalagi memimpin yang lebih besar dari itu? atau jangan-jangan ia hanya menjadi pemimpin boneka orang-orang di belakangnya?

kalau ide-idenya tidak terima didiskusikan, dikritik, dipertanyakan, bagaimana bisa ia mempertahankan idenya? apalagi menjalankannya?

kalau sebelum (berusaha) menjadi pemimpin aja ia tidak/malas berkarya, bagaimana bisa ia diharapkan untuk berkarya nantinya, apalagi untuk berkorban dan mengabdi?

*tulisan ini bukan untuk pengingat diri sendiri, namun silahkan baca bersama. bersyukurlah orang-orang yang tidak tersindir, semoga mereka menjadi pemimpin yang amanah. beruntunglah orang-orang yang tersindir, hati kita belum mati, dan semoga kita dimudahkan dalam memperbaiki diri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s